Cara Mengatasi Demam Panggung Ala Dipha Barus dengan Meditasi

Cara Mengatasi Demam Panggung Ala Dipha Barus dengan Meditasi

Sekarang semuanya jadi jelas. Meditasi rupanya bukan aktivitas yang remeh. Kayak yang diterapin Dipha Barus. Soalnya masih banyak orang di luar sana yang nganggep meditasi itu banyak jinnya dan bisa bikin yang ngelakuin jadi gila. Padahal enggak bener. Enggak ada kaitannya meditasi dengan ngundang jin buat masuk ke tubuh.

Ini dialami betul oleh Dipha. Seorang musisi yang selama ini beraktivitas nge-DJ. Enggak cuma nge-DJ aja. Dia juga bikin lagu dan memproduseri beberapa musisi, seperti Teza Sumendra. Namun kebanyakan kegiatannya dihabiskan di atas panggung yang disaksikan oleh orang banyak.

Apa kamu pernah bertanya-tanya, “Kok Dipha enggak grogi, ya, di atas panggung dan disaksikan banyak orang gitu?” Sebetulnya dia grogi. Tapi perasaan itu udah disalurkan dia dengan baik lewat meditasi. Baginya, meditasi punya peran penting dalam perjalanan karirnya.

Dalam sehari, seenggaknya dia bermeditasi selama 2 kali. Waktu sunrise dan sunset. Kalau lagi longgar, dia bahkan bisa bermeditasi sebelum manggung. Jadi begitu beraksi dia punya energi yang meluap-luap. Enggak takut lagi energinya keserap oleh para audiensi yang sukanya teriak dan jingkrak-jingkrak itu.

Prinsip dasar meditasi adalah membuang pemikiran dan prasangka negatif. Kemudian memanggil pikiran dan prasangka positif. Di dalamnya akan ditemukan rencana-rencana yang cemerlang. Konsep dasarnya harus dilakukan seikhlas mungkin alias pasrah sepasrah-pasrahnya terhadap takdir hidup yang akan dijalanin.

Kalau sudah begitu, maka untuk dapet suntikan energi baru akan lebih cepat. Walaupun sebelumnya badan kerasa lemes, capek, seakan-akan semua energi terkuras, kalau bermeditasi maka energi yang hilang itu bisa balik dalam sekejap. Bahkan hanya dalam beberapa menit aja.

Kata Dipha, entah itu penontonnya berjumlah 50 atau ratusan itu sama aja. Sama-sama bikin gugup. Seringkali dia merasa teriakan dan histeria dari audiensi banyak yang merenggut energi dalam tubuhnya. Ia selalu cara bagaimana cara mengontrol energi audien, bukan malah sebaliknya.

Pengakuan tentang meditasi hariannya itu ia ungkapkan di komplek MNC Studios, 24 Oktober 2017 kemarin. Menjelang tampil ke panggung. Kata dia, nyaris semua musisi di mana pun pasti ngalamin apa itu yang namanya nerveous. Jika seseorang sudah gugup sebelum beraksi pada saat yang sama ia telah kehilangan energinya.

Aktivitas dalam otak, gerakan, bahkan melalui prasangka demi prasangka negatif manjur banget buat nyerap energi lebih cepet. Tanpa sadar begitu selesai beraksi badan langsung lemes seakan-akan tenaga sudah pindah ke alam baka. Dipha enggak mau hal itu terjadi pada dirinya. Bisa-bisa gawat kalau di tengah aksinya ia kelelahan akut.

Ia cuma mau menjaga energinya tetap ada sepanjang aksi di panggung. Kalau bisa malah mengambil alih energi milik orang lain ke dalam dirinya.  Kata dia, kalau enggak bisa nikmatin suasana, energinya mudah terkuras. Enggak ada jalan lain selain nikmatin setiap sesi yang ia jalankan di panggung.

Hasilnya sampai sekarang Dipha termasuk DJ yang diperhitungkan banget di belantika musik dalam negeri. Ia bercita-cita mau kolaborasi dengan Iwan Fals dan musisi idola lainnya. Sementara hingga saat ini, cita-citanya buat kolaborasi dengan Slank sudah tercapai. Bahkan ia punya cita-cita yang lebih tinggi, yaitu menang Grammy Award.

Untuk memuluskan tujuannya pastinya perlu usaha dan energi yang besar. Salah satunya caranya dengan meditasi itu. Kamu bisa tuh ngikutin apa yang dilakuin oleh Dipha. Enggak cuma musisi Dipha Barus, nyaris semua seniman terkenal juga melakukan hal yang sama. Enaknya lagi, gratis, lho! Enggak perlu obat penenang.